Selasa, 18 September 2012

Bahasa Indonesianya "Kunduran Trek"??

Ini nih yang masih ada di benak para suku Jawa, yang masih pada kebingungan mencari-cari apa Bahasa Indonesianya "Kunduran Trek"??
Beberapa waktu yang lalu dosen saya di Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia memberikan pertanyaan yang belum bisa kami pecahkan itu kepada kami. Beberapa mahasiswa ada yang diam karena berpikir apa jawabannya, ada yang diam karena tidak mendengarkan atau pun tidak tahu jawabannya, dan ada yang menjawab sekenanya seperti "kebelakangan truk", "kemunduran truk", dan lain sebagainya. Dan semua tertawa bersama-sama.
Nah, setelah diberikan penjelasan, akhirnya kita semua sedikit mendapat pencerahan, dan akhirnya kita tahu jawaban yang cukup pantas dan bisa dibilang paling pantas untuk menjawab pertanyaan "apa Bahasa Indonesianya Kunduran Trek?"
Ini nih jawaban dosenku......

* Coba cari bahasa Indonesianya yang cukup pantas menurutmu dari pertanyaan "apa bahasa Indonesianya Kunduran Trek?"
* Kemunduran truk
* Ambil kata dasarnya dari "kemunduran"
* Mundur
* Lalu, coba tambahkan kata berimbuhan yang menyiratkan maksud ketidaksengajaan "ter"
* jadi : TERmundur
* Lalu tambahkan kata imbuhan di belakang kata "i"
* Jadi jawabannya adalah "TERMUNDURI TRUK"

Nah itulah jawabannya..hahha, seuanya pada angguk-angguk kepala dan bilang "OWALAHH......" dan terkekeh-kekeh..
N.

Senin, 17 September 2012

ceritakita (12-08-2012) N.

Pagi-pagi sekali aku bersiap untuk lalui hari itu. Hari yang sudah aku janjikan hanya  penuh dengan senyum dan tawa. Bangun tidur aku terus mandi dan memilih pakaian yang aku anggap bagus. Dan, tetap tersenyum..

Memang belum sarapan pagi itu, padahal saat itu sedang bulan ramadhan, tapi aku sedang berhalangan. Sambil duduk di teras depan rumah, aku menanti pangeranku datang..

Tujuh menit berlalu, akhirnya pangeran yang aku tunggu-tunggu pun datang menghampiri, menyapaku dengan senyum hangat dan menarik lembut tanganku, "ayo sayyang, lets get the happy day!" Sebuah kalimat yang membuat senyumku semakin merekah, indah.

Dia mengajakku pergi ke suatu tempat yang telah kita sepakati dua hari lalu, ke arah timur. Sambil melingkarkan kedua tanganku di perutnya, aku bersandar pada punggungnya. Kehangatan jiwa aku rasakan saat itu, lebih dari biasanya.

Dua jam berlalu, setelah membayar retribusi masuk, kita menghirup udara pagi yang masih cukup segar. Sudah sampai ditempat yang sudah kita rencanakan, Waduk Gajah Mungkur. Mencari-cari tempat yang nyaman, dan akhirnya pilihan kita jatuh pada tikar yang sudah disediakan oleh pencari rezeki disana, di bawah pohon talok, sangat sejuk sekali dengan pemandangan waduk yang khas.

*masih bersambung...*
N.

Apa arti sahabat?

Sahabat? Apa arti sahabat?
Yang aku tahu, sahabat adalah seorang yang tahu betul dan paham betul apa yang sedang kita rasakan. Dia akan selalu setia mendengarkan keluh kesah kita, dia akan selalu setia menanti cerita-cerita kita yang lain. Dia akan selalu setia tersenyum ketika kau merasakan kebahagiaan. Dan dia akan selalu setia menemani ketika kau merasa tersudut. Tidak ada kata iri, tidak ada kata benci, dan tidak ada kata sendiri.
Sahabat, dimana kau berada?
N.